Wednesday, September 25, 2013

Kitab Fizhilalil Qur'an Jilid 1 Karya Sayyid Quthb (versi terjemahan) hal. 30

Assalamu'alaikum Wr Wb
Alhamdulillahirobbil alamin.
Wassholatu Wassalamu 'ala ashrofil anbiya' i wal mursalin, sayyidina Muhammadin Wa'ala alihi Washohbihi ajma'in. Ama ba'du.
Puji syukur kehadirat Allah SWT karena limpahan karunianya.
Shalawat serta salam kepada Rasulullah Muhammmad SAW, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya.

Salam sejahtera bagi kita semua.

Mohon maaf sebelumnya kepada para alim ulama semua.
Tulisan ini terutama untuk diri saya pribadi. Sekiranya ada yang berkenan, penulis berterima kasih sekali. Jika ada perbedaan pendapat, mohon maaf sebelumnya.

Kitab Fizhilalil Qur'an Jilid 1 Karya Sayyid Quthb.

Hal 30. Makna surat Al- Fatihah (habis).
QS Al- Baqarah 249:
Isi Kitab 1:
"Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata: "Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya, bukanlah ia pengikutku. Dan barang siapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka ia adalah pengikutku." Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata: "Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya." Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata: "Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar."

Kajian:
Makna: asalkan kita beriman dan ikhlas kepada Allah, insyaAllah kita dapat mengatasi kedzaliman di muka bumi ini, meskipun jumlah orang yang beriman saat ini tinggal sedikit. Tetapi, jangan dengan peperangan, tetapi dengan hikmah supaya surga dapat terbentuk di dunia, dimana semua makhluk Allah mengetahui makna tugas dan tanggung jawabnya di dunia ini. yaitu dengan kita mengajak setuap makhluk Allah untuk mengatasi kedzaliman dan tolong menolong dalam kebaikan dan takwa.


Isi Kitab 2:
Suatu saat kekuatan alam akan mengganggu, karena: umat tidak memikirkan dan mengenali dengan baik serta tidak mengerti undang- undang alam itu. Bangsa barat "menaklukkan alam".

kajian:
ini opini yang salah dari Sayyid Quthb.
Sesungguhnya bangsa barat sudah mempelajari dan mengamalkan ilmu tertinggi, yaitu ilmu alam. Kita tidak boleh iri, tetapi harus kembali kepada fitrah kita.
Urutan ilmu:
1. Ilmu binatang, hanya untuk umat yang menumpuk harta dan mencari kebahagiaan dunia.
2. Ilmu kitab, dilaksanakan oleh ustadz. Mereka tidak akan bisa berkata lagi apabila kitab hilang/ dimusnahkan.
3. Ilmu nabi, hampir mencapai ilmu alam akan tetapi hanya untuk diri mereka sendiri. Ini contohnya nabi dan kyai yang berilmu, tetapi beropini: "Diam adalah emas", sehingga sebenarnya mereka perlu belajar lagi. Selain orang harus beriman (berilmu tinggi), juga harus ikhlas untuk membantu sesama, ikhlas untuk tidak sombong, ikhlas atas kesenangan orang lain, dll.
4. Ilmu alam, merupakan ilmu tertinggi, dilaksanakan oleh para kyai, Rasul, Walisongo, bangsa barat saat ini, dll. Apa makna orang ampuh/sakti/hebat? Adalah orang yang paling beriman dan orang yang paling mukhlis, karena dia paling dekat dengan Allah. Maka, apapun akan Allah yang menyelesaikan masalahnya. Sehingga tidak akan takut dengan: Raja lalim, tukang santet, dukun yang telah pati kubur/ pati geni 40 hari, raja jin, setan, dajjal dan sejenisnya karena Allah selalu bersamanya.

Namun demikian, untuk umat yang telah sampai tataran ilmu alam sekalipun, tidak boleh sombong.....Bahkan mengatakan uztadz adalah binatang "xxxxx". Meskipun ada hadisnya, "bahwa orang yang bisa berbicara tetapi tidak bisa menjalankan adalah seperti binatang yang ekornya bergerak2". Hadist ini adalah bagi yang berbicara, bagi diri sendiri, bukan untuk hujatan kepada orang lain. Selain itu, belum tentu kita lebih baik dari orang lain yang kita hina. Karena, manusia diciptakan dengan kelebihan dan kekurangannya serta tugasnya masing- masing di dunia. Jangan sampai merendahkan orang lain. Anda menunjuk satu jari, maka keempat jari kembali kepada anda (Allah akan menutup aib orang yang menutup aib saudaranya). Maka, lebih baik menunjukkan kebaikan, karena satu kebaikan dibalas empat jari yang kembali menuju kita.

Termasuk bangsa barat yang telah menguasai ilmu alam, bahkan ilmu tertinggi inti nuklir. Maka, kita tidak boleh iri, tetapi justru belajar dari mereka, sambil mengingatkan mereka, kemudian bisa melebihi mereka. Bangsa barat sudah menguasai ilmu alam, tetapi dasar al-qur'annya kurang, maka tugas kita mengajarkannya. Ingatlah kejayaan islam dulu ketika ulama justru mempelajari ilmua alam, bukan malah terburu nafsu dunia dan hanya mempelajari ilmu binatang.


Isi Kitab 3:
Rasulullah pada saat memandang gunung Uhud, kemudian bersabda: "Ini adalah gunung yang cinta kepada kita dan kita pun cinta kepadanya".

Kajian:
Kita harus mencintai dan mempelajari alam, maka akhirnya alam akan membalas dengan kecintaannya kepada kita. Maka, peliharalah alam dan lingkungan, jangan merusaknya.




Yang sedikit ini semoga ada manfaatnya.
Shadaqallahul'adzim
Wallahu a'lam bish-shawab
Wabillahi taufiq walhidayah wassalamuala mursalin walhamdulillahirabbil alamin

Wassalamu'alaikum Wr Wb

http://pokokilmu.blogspot.com/

No comments: